----------------------------------

Senin, 08 Juli 2019

Filled Under:

Pengenalan MPLS [Multiprotocol Label Switching]

Cisco
*Klik gambar, jika kurang jelas

MPLS (Multiprotocol Label Switching) adalah bahasa yang digunakan dalam pembicaraan seorang Engineer dengan Engineer, beda halnya Sales dengan Sales dia pada nyebut Metro Ethernet (Metronet). Pada intinya, dengan MPLS pengiriman paket dari Router ke Router lainnya menjadi efektif dan efisien yang artinya akan lebih cepat. Cara kerja MPLS, setiap link/label antara Router (LSP) terdapat Label yang sudah disepakati antara Router dengan Router. Artinya MPLS mengirim paket hanya dengan melihat Label yang berada di pertengahan antara Router dengan Router. 

*Klik gambar, jika kurang jelas

Lihat gambar diatas, MPLS menyelipkan Headernya diantara Layer 2 dan Layer 3. Makanya banyak yang nyebut bahwa MPLS adalah Layer 2,5. MPLS Header berukuran 32 bit yang dibagi lagi menjadi beberapa bit sesuai penggunaanya.

Didalam cara kerjanya, MPLS menggunakan 2 komponen yaitu Controll Plane dan Data Plane, berikut penjelasannya :

  • Controll Plane : Controll Plane bekerja dengan Processor dan pada bagian ini dimana tempatnya RIB dan LIB. RIB (Routing Information Base) adalah Routing table yang seperti pada umumunya "show ip route" yang isinya jalur2 terbaik didapatkan dari Routing. Lalu dalam cara kerjaanya MPLS saling label exchange atau tukar2an label antar Router yang disimpan di LIB (Label Information Base)
  • Data Plane : Data Plane berkerja dengan Memory dan pada bagian ini terdapat FIB dan LFIB. MPLS itu bekerja menggunakan CEF dimana cara kerjanya CEF adalah menduplikat informasi dari RIB ke table nya CEF yaitu FIB (Forwarding Information Base). Lalu informasi yang sebelumnya di LIB di duplikat juga maka jadilah LFIB (Label Forwarding Information Base).
Kesimpulannya CEF dalam mem-forward packet langsung lihat saja FIB tidak lagi lihat RIB, tapi ingat jika packet baru pertama kali pengiriman informasi rute akan masuk ke RIB dulu setelah itu terduplikat ke FIB, barulah pakai FIB.

Jika CEF diberengi dengan MPLS, sebagai contoh ada rute 192.168.0.0/24. Cara kerja CEF akan dibarengi dengan label, nah dengan MPLS maka rute tersebut akan dikasih nomor labeling. makanya ada yang namanya LFIB (Label Forwarding Information Base). Contohnya rute 192.168.0.0/24 -> Label = 16. Label 0 - 15 sudah reserved.

Begitulah cara kerja MPLS yang bekerja menggunakan Label. setiap network akan memiliki labelnya masing2 sampai LER. Contoh study kasus, ketika packet datang dari CE ke LER-Surabaya, maka LER-Surabaya akan membuat penomoran label (impose action label) yang sudah saling sepakat dengan LSR, setelah itu LSR akan melakukan pergantian label (swapping label) lalu label tersebut sampai ke LER-Bandung dan di hapus lah tuh label (popping label) karna kan jalur yang terhubung ke CE sudah tak lagi MPLS. Ada juga nih Fitur yang namanya PHP (Penultimate Hop Popping) jadi sebelum tuh label dikirim ke LER, tuh label sudah dihapus dulu di LSR.


*Klik gambar, jika kurang jelas

MPLS sudah banyak diterapkan di jaringan backbone ISP yang berkecepatan tinggi. Yang paling sering MPLS juga bisa digunakan hanya sebagai jalur. Begini,, ada ISP-1 yang punya internet, dan ISP-2 punya tarikan jalur kabel se-indonesia dan backbone MPLS yang lebih deket ke CE/User. 


*Klik gambar, jika kurang jelas

Nah karna si ISP-1 males narik kabel lagi ke arah CE/User maka pakailah tarikan kabel si ISP-2 karna lebih deket kearah CE/User. Jadi terhubung lah ISP-1 <-> ISP-2 <-> CE/User, seolah- olah ISP-1 dan CE/User adalah terhubung langsung atau 1 Perusahaan yang sama hanya saja berbeda lokasi. Intinya, ISP-1 open port yang ada akses internet kearah ISP-2 lalu ISP-2 punya tarikan kabel kearah CE/User. Ingat, dengan MPLS seolah - olah ISP-1 dan CE/User terhubung secara langsung. 

Untuk membangun jaringan MPLS, diperlukan juga Interior Gateway Protocol (IGP) atau biasa kita sebut Routing Internal. Dalam penggunaan IGP ini, hanya digunakan biar membangun hubungan pertama kali, setelah terbangun barulah pakai Label dalam cara kerjanya.

Oke, ada beberapa Glosarium dalam MPLS, berikut diantaranya : 

  • P (Provider) = Router yang tidak tersentuh (directly connect) dengan perangkat Customer. Dalam tugasnya Router P ini dinamakan LSR yang melakukan switching label atau swapping label (pergantian label)
  • PE (Provider Edge) = Router ini lah yang tersentuh dengan Customer (CE). Dalam tugasnya Router PE ini dinamakan Edge LSR atau LER yang bertugas melakukan impose action label (membuat label yang ditempelkan antara Router) dan Popping label (menghapus label) tentunya di Router ini juga berbagai macam services seperti Internet, IP VPN (Layer 2 maupun Layer 3), IP Transit, DLL. PE dibagi menjadi 2 diantaranya :
    • MPLS Egress Node = Router PE Egress ini yang mengatur traffic saat meninggalkan ruang lingkup MPLS yaitu P dan PE seperti gambar topology diatas bagian berwarna biru
    • MPLS Ingress Node = Kalau ini yang mengatur traffic saat memasuki ruang lingkup MPLS
  • CE (Customer Edge) = Perangkat Customer
  • Label Switched Path (LSP) = Jalur lewatnya Label yang menghubungkan antar LSR didalam lingkup MPLS
  • Label Switching Router (LSR)Router ini  yang melakukan switching label atau swapping label (pergantian label)
  • Label Edge Router (LER) = Bisa disebut juga Edge LSR. Router ini  yang melakukan impose action label (membuat label yang ditempelkan antara Router) dan Popping label (menghapus label). Tapi tergantung juga fitur PHP (Penultimate Hop Popping) yang tugasnya menghapus label duluan sebelum ke LER. Dalam fungsinya LER juga menghubungkan jaringan MPLS dengan jaringan lainnya seperti Frame Relay, ATM dan Ethernet. 
  • Label Distribution Protocol (LDP) = Dalam cara kerjanya MPLS menggunakan Headernya dan didalamnya terdapat Label (Lihat Gambar) lalu apa yang disebut Label Distribution Path (LDP)? LDP itu protokol mendistribusikan label dalam lingkungan MPLS. Artinya, label - label yang ada di MPLS diatur dari LDP.

Taufik Rahman

"Tuhan tidak menuntut kita untuk sukses. Tuhan hanya menyuruh kita berjuang tanpa henti." - Cak Nun

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © Kejarnesia™ is a registered trademark.
Designed by Templateism. Hosted on Blogger Templates.