Ngoprek bareng - bareng, Berkarya bareng - bareng.

Est. 2018

Featured Coupons

----------------------------------

Latest Coupons

Senin, 19 Agustus 2019

MPLS AToM L2VPN [Any Transfer over MPLS]


Assalamualaikum Teman – teman semua.

Ketemu lagi dalam pembahasan yang sama, tapi dalam materi ini kita akan membahas bagaimana sih konfigurasi dari MPLS, dan seperti apa penggunaan di dunia ISP lalu perusahaan mana aja sih yang pake layanan MPLS.

Pernah gak lihat service – service yang disediakan suatu ISP? pasti pernah lihat dong Service Metro Ethernet (Metronet). Yaa, service ini yang sekarang lagi rame - ramenya digunakan terutama dikalangan ISP untuk memenuhi kebutuhan Customer (CE). Metronet ialah hanya pipa yang menghubungkan antara Kantor HO (Pusat) dengan Kantor Cabang (Branch). Nah, kali ini kita akan mencoba praktik konfigurasi Metronet yang menggunakan teknologi MPLS AToM Ethernet (Any Transfer of MPLS) atau Bahasa lain dari AToM ialah L2VPN.

MPLS AToM terdapat 3 fitur :
  • Base Ethernet
  • Base PPP
  • Base Frame Relay
Dalam Goverment/Pemerintahan juga pakai Metronet seperti Kecamatan C1r4c45, J4t1n3g4r4 dll. Tidak hanya itu Perusahaan juga ada seperti W4sk1t4, 4str4, dan juga dikalangan ISP seperti 1nd0s4t, T3lk0m, L1nt4s 4rt4 Dll.  Perbankan juga ada seperti Bank BC4, M3G4, D4N4M0N Dll.

Oke,, sekarang kita coba praktiknya, berikut topologinya, masih menggunakan yang pembahasan kemarin.

*Klik gambar, jika kurang jelas

Dalam praktik ini saya menggunakan IOS 3725 [c3725-advipservicesk9-mz.124-15.T13.bin] jika teman – teman belum punya silahkan cari di link ini http://tfr.org/cisco-ios/37xx/3725/

Berikut konfigurasi dari IP Address, OSPF dan MPLS P1-JKT

P1-JKT#show running-config
Building configuration...

Current configuration : 1325 bytes
!
version 12.4
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname P1-JKT
!
ip tcp synwait-time 5
!
interface Loopback0
 ip address 1.1.1.1 255.255.255.255
 ip ospf 1111 area 0
!
interface FastEthernet0/0
 ip address 10.10.10.1 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
interface FastEthernet0/1
 ip address 40.40.40.2 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
router ospf 1111
 log-adjacency-changes
!
end

P1-JKT#

P2-JKT

P2-JKT#show running-config
Building configuration...

Current configuration : 1306 bytes
!
version 12.4
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname P2-JKT
!
interface Loopback0
 ip address 2.2.2.2 255.255.255.255
 ip ospf 1111 area 0
!
interface FastEthernet0/0
 ip address 20.20.20.1 255.255.255.252
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
interface FastEthernet0/1
 ip address 10.10.10.2 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
interface FastEthernet1/0
 ip address 60.60.60.1 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
router ospf 1111
 log-adjacency-changes
!
end

P2-JKT#

P3-JKT

P3-JKT#show running-config
Building configuration...

Current configuration : 1369 bytes
!
version 12.4
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname P3-JKT
!
interface Loopback0
 ip address 3.3.3.3 255.255.255.255
 ip ospf 1111 area 0
!
interface FastEthernet0/0
 ip address 40.40.40.1 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
interface FastEthernet0/1
 ip address 30.30.30.2 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
interface FastEthernet1/0
 ip address 50.50.50.1 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
router ospf 1111
 log-adjacency-changes
!
!
end

P3-JKT#

P4-JKT

P4-JKT#show running-config
Building configuration...

Current configuration : 1325 bytes
!
version 12.4
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname P4-JKT
!
interface Loopback0
 ip address 4.4.4.4 255.255.255.255
 ip ospf 1111 area 0
!
interface FastEthernet0/0
 ip address 30.30.30.1 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
interface FastEthernet0/1
 ip address 20.20.20.2 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
router ospf 1111
 log-adjacency-changes
!
end

P4-JKT#

Pada sisi PE tetap harus pasang Routing juga kearah P, dalam study kasus ini kita pakai OSPF. Sebenarnya bukannya OSPF saja yang support MPLS melainkan Routing RIP, EIGRP maupun IS-IS juga support. Perlu diketahui ada perintah tambahan yang mencolok dalam MPLS AToM yaitu “xconnect”.

Berikut konfigurasi dari PE1-SBY

PE1-SBY#show running-config
Building configuration...

Current configuration : 1312 bytes
!
version 12.4
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname PE1-SBY
!
interface Loopback0
 ip address 5.5.5.5 255.255.255.255
 ip ospf 1111 area 0
!
interface FastEthernet0/0
 ip address 50.50.50.2 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
interface FastEthernet0/1
 no ip address
 duplex auto
 speed auto
 xconnect 6.6.6.6 12 encapsulation mpls
!
router ospf 1111
 log-adjacency-changes
!
end

PE1-SBY#

Penjelasan :
  • xconnect : Sering disebut juga Cross Connect, ya inilah konfig terpenting jika pengen jadi L2VPN
  • 6.6.6.6 : IP Loopback PE1-SBY
  • 12 : Virtual Circuit (VC)

PE1-BDG

PE1-BDG#show running-config
Building configuration...

Current configuration : 1312 bytes
!
version 12.4
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname PE1-BDG
!
interface Loopback0
 ip address 6.6.6.6 255.255.255.255
 ip ospf 1111 area 0
!
interface FastEthernet0/0
 ip address 60.60.60.2 255.255.255.252
 ip ospf 1111 area 0
 duplex auto
 speed auto
 mpls ip
!
interface FastEthernet0/1
 no ip address
 duplex auto
 speed auto
 xconnect 5.5.5.5 12 encapsulation mpls
!
router ospf 1111
 log-adjacency-changes
!
end

PE1-BDG#

Coba kita lihat Forwarding tablenya di PE1-BDG

*Klik gambar, jika kurang jelas



Penjelasan :
  • Lihat disitu ada Local tag dan Outgoing tag or VC, Local tag itu penomorannya berbeda – beda setiap Router tetapi kalua Outgoing tag sudah kesepakatan dengan Router neighbor coba lihat disitu tujuan ke 5.5.5.5/32 melewati Fa0/0 alias P2-JKT, coba kita lihat Forwarding tablenya P2-JKT

*Klik gambar, jika kurang jelas


Penjelasan :
  • Tuhkan sama coba lihat Outgoing tag “22” jika ingin kearah 5.5.5.5/32 (PE1-BDG) maka menggunakan label 22.
Sekarang kita masukin IP Address dlu di masing – masing CPE lalu test Ping dan Traceroute

CPE1-BANK-PUSAT

VPCS> ip 70.70.70.1/30 70.70.70.2
Checking for duplicate address...
PC1 : 70.70.70.1 255.255.255.252 gateway 70.70.70.2

*Klik gambar, jika kurang jelas

Oke berhasil dari BANK-PUSAT ke BANK-CABANG

CPE1-BANK-CABANG

VPCS> ip 70.70.70.2/30 70.70.70.1
Checking for duplicate address...
PC2 : 70.70.70.2 255.255.255.252 gateway 70.70.70.1


*Klik gambar, jika kurang jelas

Oke, berhasil juga dari BANK-CABANG ke BANK-PUSAT
Cisco

Senin, 08 Juli 2019

Pengenalan MPLS [Multiprotocol Label Switching]

*Klik gambar, jika kurang jelas

MPLS (Multiprotocol Label Switching) adalah bahasa yang digunakan dalam pembicaraan seorang Engineer dengan Engineer, beda halnya Sales dengan Sales dia pada nyebut Metro Ethernet (Metronet). Pada intinya, dengan MPLS pengiriman paket dari Router ke Router lainnya menjadi efektif dan efisien yang artinya akan lebih cepat. Cara kerja MPLS, setiap link/label antara Router (LSP) terdapat Label yang sudah disepakati antara Router dengan Router. Artinya MPLS mengirim paket hanya dengan melihat Label yang berada di pertengahan antara Router dengan Router. 

*Klik gambar, jika kurang jelas

Lihat gambar diatas, MPLS menyelipkan Headernya diantara Layer 2 dan Layer 3. Makanya banyak yang nyebut bahwa MPLS adalah Layer 2,5. MPLS Header berukuran 32 bit yang dibagi lagi menjadi beberapa bit sesuai penggunaanya.

Didalam cara kerjanya, MPLS menggunakan 2 komponen yaitu Controll Plane dan Data Plane, berikut penjelasannya :

  • Controll Plane : Controll Plane bekerja dengan Processor dan pada bagian ini dimana tempatnya RIB dan LIB. RIB (Routing Information Base) adalah Routing table yang seperti pada umumunya "show ip route" yang isinya jalur2 terbaik didapatkan dari Routing. Lalu dalam cara kerjaanya MPLS saling label exchange atau tukar2an label antar Router yang disimpan di LIB (Label Information Base)
  • Data Plane : Data Plane berkerja dengan Memory dan pada bagian ini terdapat FIB dan LFIB. MPLS itu bekerja menggunakan CEF dimana cara kerjanya CEF adalah menduplikat informasi dari RIB ke table nya CEF yaitu FIB (Forwarding Information Base). Lalu informasi yang sebelumnya di LIB di duplikat juga maka jadilah LFIB (Label Forwarding Information Base).
Kesimpulannya CEF dalam mem-forward packet langsung lihat saja FIB tidak lagi lihat RIB, tapi ingat jika packet baru pertama kali pengiriman informasi rute akan masuk ke RIB dulu setelah itu terduplikat ke FIB, barulah pakai FIB.

Jika CEF diberengi dengan MPLS, sebagai contoh ada rute 192.168.0.0/24. Cara kerja CEF akan dibarengi dengan label, nah dengan MPLS maka rute tersebut akan dikasih nomor labeling. makanya ada yang namanya LFIB (Label Forwarding Information Base). Contohnya rute 192.168.0.0/24 -> Label = 16. Label 0 - 15 sudah reserved.

Begitulah cara kerja MPLS yang bekerja menggunakan Label. setiap network akan memiliki labelnya masing2 sampai LER. Contoh study kasus, ketika packet datang dari CE ke LER-Surabaya, maka LER-Surabaya akan membuat penomoran label (impose action label) yang sudah saling sepakat dengan LSR, setelah itu LSR akan melakukan pergantian label (swapping label) lalu label tersebut sampai ke LER-Bandung dan di hapus lah tuh label (popping label) karna kan jalur yang terhubung ke CE sudah tak lagi MPLS. Ada juga nih Fitur yang namanya PHP (Penultimate Hop Popping) jadi sebelum tuh label dikirim ke LER, tuh label sudah dihapus dulu di LSR.


*Klik gambar, jika kurang jelas

MPLS sudah banyak diterapkan di jaringan backbone ISP yang berkecepatan tinggi. Yang paling sering MPLS juga bisa digunakan hanya sebagai jalur. Begini,, ada ISP-1 yang punya internet, dan ISP-2 punya tarikan jalur kabel se-indonesia dan backbone MPLS yang lebih deket ke CE/User. 


*Klik gambar, jika kurang jelas

Nah karna si ISP-1 males narik kabel lagi ke arah CE/User maka pakailah tarikan kabel si ISP-2 karna lebih deket kearah CE/User. Jadi terhubung lah ISP-1 <-> ISP-2 <-> CE/User, seolah- olah ISP-1 dan CE/User adalah terhubung langsung atau 1 Perusahaan yang sama hanya saja berbeda lokasi. Intinya, ISP-1 open port yang ada akses internet kearah ISP-2 lalu ISP-2 punya tarikan kabel kearah CE/User. Ingat, dengan MPLS seolah - olah ISP-1 dan CE/User terhubung secara langsung. 

Untuk membangun jaringan MPLS, diperlukan juga Interior Gateway Protocol (IGP) atau biasa kita sebut Routing Internal. Dalam penggunaan IGP ini, hanya digunakan biar membangun hubungan pertama kali, setelah terbangun barulah pakai Label dalam cara kerjanya.

Oke, ada beberapa Glosarium dalam MPLS, berikut diantaranya : 

  • P (Provider) = Router yang tidak tersentuh (directly connect) dengan perangkat Customer. Dalam tugasnya Router P ini dinamakan LSR yang melakukan switching label atau swapping label (pergantian label)
  • PE (Provider Edge) = Router ini lah yang tersentuh dengan Customer (CE). Dalam tugasnya Router PE ini dinamakan Edge LSR atau LER yang bertugas melakukan impose action label (membuat label yang ditempelkan antara Router) dan Popping label (menghapus label) tentunya di Router ini juga berbagai macam services seperti Internet, IP VPN (Layer 2 maupun Layer 3), IP Transit, DLL. PE dibagi menjadi 2 diantaranya :
    • MPLS Egress Node = Router PE Egress ini yang mengatur traffic saat meninggalkan ruang lingkup MPLS yaitu P dan PE seperti gambar topology diatas bagian berwarna biru
    • MPLS Ingress Node = Kalau ini yang mengatur traffic saat memasuki ruang lingkup MPLS
  • CE (Customer Edge) = Perangkat Customer
  • Label Switched Path (LSP) = Jalur lewatnya Label yang menghubungkan antar LSR didalam lingkup MPLS
  • Label Switching Router (LSR)Router ini  yang melakukan switching label atau swapping label (pergantian label)
  • Label Edge Router (LER) = Bisa disebut juga Edge LSR. Router ini  yang melakukan impose action label (membuat label yang ditempelkan antara Router) dan Popping label (menghapus label). Tapi tergantung juga fitur PHP (Penultimate Hop Popping) yang tugasnya menghapus label duluan sebelum ke LER. Dalam fungsinya LER juga menghubungkan jaringan MPLS dengan jaringan lainnya seperti Frame Relay, ATM dan Ethernet. 
  • Label Distribution Protocol (LDP) = Dalam cara kerjanya MPLS menggunakan Headernya dan didalamnya terdapat Label (Lihat Gambar) lalu apa yang disebut Label Distribution Path (LDP)? LDP itu protokol mendistribusikan label dalam lingkungan MPLS. Artinya, label - label yang ada di MPLS diatur dari LDP.
Cisco

 

Copyright © Kejarnesia™ is a registered trademark.
Designed by Templateism. Hosted on Blogger Templates.